Tips dan Trik Windows

Tips dan Trik Windows yang kami berikan ini merupakan kumpulan tips, trik, dan tweak terbaik di Windows yang bakal membuat anda lebih tampak seperti seorang profesional dalam menggunakan Windows.

Rangkuman Tips dan Trik Windows ini kami tampilkan dalam bentuk tutorial Windows yang dapat anda ikuti langkah demi langkahnya.

Cara Melihat Password WiFi di Windows 11

Ketika anda menyambungkan PC Windows 11 ke jaringan Wifi, Windows akan menyimpan password dari Wifi tersebut. Password yang tersimpan tersebut akan Windows gunakan untuk menyambungkan PC ke jaringan Wifi tersebut secara otomatis jika di kemudian hari anda akan terhubung lagi. Ketika anda lupa akan password Wifi tersebut dan anda ingin menyambungkan perangkat baru ke jaringan Wifi tersebut, anda masih bisa melihat password yang tersimpan di Windows. Melihat password Wifi yang sedang terhubung
  1. Buka Windows Setting dengan menggunakan tombol (Win + I).
  2. Kemudian pilih “Network & internet”, selanjutnya pilih dan klik “Advanced network settings”.
  1. Selanjutnya pilih “More network adapter options
  1. Pada jendela yang terbuka, akan muncul icon “Wifi adapter”. Kemudian pilih dan klik kanan pada icon Wifi tersebut. Dan selanjutnya pilih “Status”.
  1. Pada jendela yang muncul, kemudian klik tombol “Wireless Properties”.
  1. Selanjutnya pada jendela baru yang muncul pilih tab “Security” dan centang pada “Show characters” untuk melihat password.
Langkah-langkah tersebut di atas hanya bisa digunakan pada jaringan Wifi yang saat ini sedang terhubung dengan PC anda. Untuk melihat password jaringan Wifi lainnya yang anda pernah terhubung bisa anda lakukan dengan menggunakan Command Prompt seperti pada tutorial berikut ini. Melihat password Wifi dengan Command Prompt
  1. Buka Command Prompt dan lihat semua jaringan Wifi yang pernah terhubung dengan perintah
netsh wlan show profiles Perintah tersebut akan menampilkan semua profil jaringan Wifi yang pernah terhubung dan tersimpan pada PC anda. Kemudian cari profil jaringan Wifi yang ingin anda ketahui passwordnya.
  1. Selanjutnya untuk mengetahui password dari jaringan Wifi tersebut, ketikkan perintah
netsh wlan show profile name="UserProfiles" key=clear | find /I "Key Content" Dari contoh tersebut di atas, anda bisa mengetahui password dari jaringan Wifi “Zzzzzzz” adalah “pas12345” ...
Baca Selanjutnya

Optimasi Startup Windows 10/11 Untuk Mempercepat PC/Laptop

Ketika anda menghidupkan PC, sistem operasi yang anda gunakan akan menjalan banyak aplikasi secara otomatis tanpa perlu tindakan apapun dari anda. Apakah hal ini menguntungkan atau merugikan? Sebelum anda menjawab persoalan ini, ada beberapa hal yang perlu anda ketahui. Aplikasi yang berjalan otomatis pada startup windows adalah aplikasi yang bertujuan untuk menjamin fitur aplikasi yang anda gunakan siap sedia untuk anda gunakan setiap saat. Aplikasi dalam startup windows ini bisa berasal ketika anda melakukan instalasi driver, instalasi dari aplikasi pihak ketiga dan juga ada yang merupakan bawaan windows. Virus dan malware juga sering menginfeksi pada startup windows. Setiap aplikasi yang berjalan dari startup windows tentunya akan menggunakan sumber daya dari PC yang anda gunakan seperti RAM, CPU, Disk, Network dan GPU. Semakin banyak aplikasi yang berjalan akan membuat PC yang anda gunakan akan terasa semakin lambat dan konsumsi listriknya akan meningkat. Jika PC yang anda gunakan adalah PC dengan spesifikasi yang tinggi, berjalannya aplikasi tersebut tidak akan terlalu berdampak pada kinerja PC secara keseluruhan. Lain halnya, jika PC yang anda gunakan memiliki spesifikasi yang rendah, berjalannya semua aplikasi startup tersebut akan semakin memperberat beban PC. Untuk mendapatkan kinerja PC yang baik, anda harus bisa mengurangi aplikasi tersebut dan memilih untuk menjalankannya secara otomatis hanya aplikasi yang benar-benar anda butuhkan. Folder Startup Windows Pada Folder Startup di Windows 11/10 berisi daftar shortcut dari aplikasi yang mulai secara otomatis ketika Windows anda mulai. Cara membuka folder startup windows
  1. Tekan “logo windows + R”.
  2. Ketikkan “shell:startup” dan tekan Enter untuk membuka folder Current Users Startup. Atau “shell:common startup” dan tekan Enter untuk membuka folder All Users Startup.
Lokasi folder startup windows Current Users Startup : C:UsersUsernameAppDataRoamingMicrosoftWindowsStart MenuProgramsStartup All Users Startup : C:ProgramDataMicrosoftWindowsStart MenuProgramsStartUp Cara Disable/Enable Startup Windows Pada Windows 10/11, anda bisa menonaktifkan/mengaktifkan startup dari aplikasi dengan mudah. Anda bisa mengatur aplikasi mana yang ingin anda jalankan sesuai dengan kebutuhan anda. Langkah-langkah Disable/Enable startup di Windows 10/11
  1. Tekan logo Windows dan pilih Setting.
  1. Kemudian pilih dan klik “Apps
  1. Anda akan melihat startup aplikasi yang berasal dari instalasi aplikasi pihak ke-3, driver dan default dari Windows. Untuk mengaktifkan aplikasi anda tinggal menggeser switch ke kanan dan untuk menonaktifkan aplikasi geser switch ke kiri.
Cara Menambahkan Aplikasi ke Startup Windows Untuk menambahkan aplikasi agar bisa berjalan secara otomatis pada saat Windows dimulai, anda bisa menambahkan dengan cara membuat “Shortcut” aplikasi tersebut dan menyalinnya ke dalam Folder Startup Windows yang telah disebutkan di atas ...
Baca Selanjutnya

Cara Menonaktifkan Windows Firewall Secara Remote

Pernahkah anda mengalami tidak bisa mengakses komputer dari jarak jauh. Mungkin sebagian dari anda ada yang pernah mengalami akses ke komputer dalam sebuah jaringan tidak dapat anda lakukan karena firewall dari komputer yang anda tuju memblokir akses tersebut. Bardimin pernah mengalami, suatu saat sudah melakukan setting untuk mengaktifkan remote desktop dari sebuah PC. Namun ketika akan mengakses PC tersebut dengan remote desktop tidak bisa. Setelah mencari tahu penyebabnya, akhirnya ketahuan yang jadi masalah adalah kelupaan untuk memberi akses remote desktop pada Windows Firewall. Jika jarak dari PC tersebut dengan lokasi kita berada dekat, tentu hal tersebut tidak akan menjadi masalah yang berarti. Karena lokasi PC tersebut cukup jauh dan berada pada gedung yang berbeda, akhirnya Bardimin menemukan beberapa cara untuk menonaktifkan atau mematikan Windows firewall secara remote. Cara Menonaktifkan Firewall dengan Command Prompt netsh -r RemoteComputerName -u Username -p Password -c advfirewall set allprofiles state off Cara Menonaktifkan Firewall dengan Power Shell Invoke-Command -ComputerName RemoteComputerName -ScriptBlock {Set-NetFirewallProfile -Profile Public,Private,Domain -Enabled False} Cara Menonaktifkan Firewall dengan PsExec psexec \RemoteComputerName -u UserName -p Password netsh advfirewall set allprofiles state off Untuk dapat menggunakan PsExec, anda harus mendownload tool tersebut terlebih dahulu pada website Microsoft. Atau anda dapat mendownloadnya disini ...
Baca Selanjutnya

Cara Memblokir Aplikasi Dari Akses Internet

Hampir semua aplikasi dari pihak ketiga saat ini selalu terhubung ke internet. Aplikasi tersebut terhubung ke internet dengan berbagai macam tujuan. Salah satu contoh yang paling banyak anda temui adalah update dari aplikasi. Hampir setiap aplikasi memiliki fitur update dengan mengakses ke server developer aplikasi untuk mengecek ketersediaan update dari aplikasi tersebut. Selain itu, sekarang ini sudah mulai banyak aplikasi yang terhubung ke internet untuk memastikan keaslian dari aplikasi tersebut. Tidak semua akses internet dari sebuah aplikasi selalu menguntungkan, jika aplikasi yang anda instal telah disusupi virus atau malware. Dengan memberikan akses internet ke aplikasi yang mengandung malware, keamanan data pada komputer anda sangat rentan untuk diretas. Jika fitur penting aplikasi tidak bergantung pada konektivitas internet, Anda dapat memblokir aplikasi agar tidak mengakses internet sama sekali. Untuk membatasi atau memblokir sebuah aplikasi dari akses internet, anda dapat menggunakan “Windows Firewall”. Windows Firewall dapat mencegah malware agar tidak online, dan dapat mencegah aplikasi dengan informasi sensitif mengakses Internet kapan saja, yang dapat membantu menjaga keamanan data. Cara blokir aplikasi dari akses internet menggunakan Windows Firewall
  1. Ketikkan “defender firewall” pada tombol pencarian Windows dan pilih “Windows Defender Firewall
  1. Pilih “Advanced setting” pada jendela Windows Defender Firewall.
  1. Kemudian pada jendela Windows Defender Firewall with Advanced Security pilih “Outbound Rules”. Dan selanjutnya klik “New Rule” untuk membuat rule.
  1. Pada jendela Rule Wizard pilih “Program” dan klik tombol “Next”.
  1. Ketikkan path lokasi program terinstal atau klik tombol “Browse” dan arahkan ke lokasi program berada. Klik tombol “Next” untuk melanjutkan ke langkah berikutnya.
  1. Pilih “Block the connection”, karena anda akan melakukan blokir akses internet. Dan Klik tombol “Next” untuk melanjutkan ke langkah berikutnya.
  1. Pilih ketiga opsi yang tersedia untuk melakukan blokir secara total. Klik tombol “Next” untuk melanjutkan.
  1. Berikan nama pada rule yang anda buat untuk memudahkan anda mengenalinya. Selanjutnya klik tombol “Finish” untuk membuat rule tersebut.
  1. Pada daftar rule, anda akan melihat rule baru dengan nama seperti yang anda berikan pada langkah sebelumnya dengan icon berwarna merah.
Cara membuat rule firewall pada sebuah folder dengan banyak aplikasi Membuat rule seperti pada contoh sebelumnya tentu sangat mudah. Jika sebuah aplikasi terdapat banyak file “exe” yang tersebar di diberbagai subfolder, menggunakan cara tersebut akan sangat merepotkan anda. Ada sebuah tool kecil dan portable yang bernama “Firewall App Blocker (Fab)” yang dapat anda gunakan untuk melakukan pekerjaan tersebut. Tool tersebut dapat melakukan scanning dalam sebuah folder dan subfoldernya untuk mencari file “exe” dan menambahkan semua file “exe“ yang dia temukan ke dalam Rule Firewall Windows. Cara menggunakan Firewall App Blocker
  1. Download Firewall App Blocker
  2. Ekstrak file hasil download dan jalankan file “Fab.exe
  3. Kemudian klik menu “File” dan pilih “Add Folder Contents”
TOP TUTORIALS:  Tutorial Lengkap, Cara Sharing Printer di Windows
  1. Arahkan ke lokasi folder aplikasi terinstall dan klik tombol “OK” untuk menambahkan semua file “exe dalam folder dan subfolder tersebut ke dalam daftar rule yang akan diblokir akses internetnya.
  1. Anda akan melihat semua file “exe” pada folder tersebut telah diblokir.
BARDIMIN: indahnya berbagi pengetahuan Terimakasih atas kunjungannya ...
Baca Selanjutnya

Optimasi Windows Service, PC langsung ngebut‼‼

Windows Service adalah aplikasi yang dijalankan oleh sistem operasi di latar belakang dan tidak memerlukan sesi pengguna yang masuk untuk berjalan. Service ini dapat berjalan secara otomatis ketika booting Windows, dapat di jeda dan dimulai ulang. Windows service yang berjalan tidak menampilkan antarmuka untuk berinteraksi langsung dengan pengguna. Banyak aplikasi dan fitur-fitur dari Windows yang bergantung pada service ini. Jika service tidak berjalan, aplikasi atau fitur Windows yang membutuhkan service tersebut akan error. Windows secara default menjalankan banyak sekali service untuk menjamin semua fungsi dari fiturnya berjalan dengan baik. Apakah menjalankan semua service merupakan hal yang baik??? Setiap service yang berjalan akan membutuhkan sumber daya dari komputer yang anda gunakan. Semakin banyak service yang berjalan akan membutuhkan sumber daya yang semakin besar. Jika komputer yang anda gunakan memiliki spesifikasi yang rendah, menjalankan banyak service akan menyebabkan komputer menjadi sangat lambat. Optimasi Windows service Ketika anda ingin mempercepat kinerja dari komputer, melakukan optimasi dari service yang berjalan adalah pilihan paling bijak. Anda hanya menjalankan service yang anda butuhkan dan mematikan service yang tidak anda butuhkan. Tidak perlu anda menjalankan service “Xbox Game”, jika anda tidak pernah menggunakannya. Anda juga tidak perlu menjalankan service dari “Bluetooth” jika anda tidak memiliki perangkat Bluetooth. Demikian juga anda tidak perlu menjalankan service dari “Wifi” jika komputer anda tidak memiliki perangkat Wifi. Windows Service Manager Untuk membuka Windows Service Manager bisa anda lakukan dengan mengetikkan “service” pada tombol pencarian Windows. Kemudian pilih aplikasi dengan nama “Services” dengan ikon roda gigi. Pada jendela Service Manager, anda bisa memilih service yang akan anda ubah dengan melakukan double klik. Pada jendela properties yang terbuka, anda bisa mengatur tipe start-up, apakah otomatis, manual atau disabled. Anda juga bisa menjalankan, menjeda dan merestart service pada jendela tersebut. Sebelum anda memutuskan mematikan sebuah service, harap anda perhatikan bahwa anda memang benar-benar tidak membutuhkan service tersebut. Utilitas untuk optimasi Windows Service. Jika anda kurang memahami fungsi dari service pada Windows, ada baiknya anda menggunakan utilitas yang akan membantu anda untuk melakukan optimasi. Salah satu utilitas yang kecil dan ringan yang bisa anda gunakan adalah “Easy Service Optimizer”. Anda bisa mendownloadnya disini. Utilitas ini tersedia dalam versi portable, jadi anda tidak perlu menginstalnya. Aplikasi ini menyediakan template optimasi default, safe, tweaked dan extreme.
  • Default (daftar service Anda saat ini)
  • Safe (pilihan tanpa risiko)
  • Tweaked (pilihan yang dioptimalkan)
  • Extreme (optimasi tingkat tinggi)
Anda bisa mencoba menggunakan template tersebut yang paling sesuai dengan kebutuhan anda. Selain itu, anda juga bisa melakukan kustomisasi pada tiap service yang akan anda jalankan dengan melakukan double klik pada daftar service ...
Baca Selanjutnya

Cara merubah Legacy BIOS ke UEFI pada Windows

Kita sering mendengar istilah BIOS dan UEFI. Tapi tahukah anda bagaimana BIOS dan UEFI bekerja? Sebagian besar pengguna komputer hanya tahu jika kita menyalakan komputer, akan didahului sebuah tampilan informasi perangkat keras yang merupakan laporan hasil dari BIOS/UEFI sebelum komputer memuat sistem operasi. Perbedaan BIOS dan UEFI BIOS adalah kependekan dari Basic Input/Output System dan juga dikenal sebagai sistem BIOS, ROM BIOS atau PC BIOS. Sedangkan pengertian dari BIOS adalah firmware yang digunakan untuk melakukan inisialisasi perangkat keras selama proses booting (power-on startup), dan untuk menyediakan layanan runtime untuk sistem operasi dan program. Firmware BIOS sudah diinstal sebelumnya pada motherboard komputer dan merupakan perangkat lunak pertama yang dijalankan saat komputer dihidupkan. BIOS tersimpan pada EPROM (Erasable Programmable Read-Only Memory) yang memungkinkan pabrikan untuk melakukan pembaruan dengan mudah. Anda dapat mengakses BIOS dengan menekan del, F2 atau F10 selama fase awal prosedur boot Unified Extensible Firmware Interface atau yang biasa kita sebut UEFI adalah perangkat lunak antara sistem operasi dan firmware. UEFI menggantikan antarmuka firmware Basic Input/Output System (BIOS) lama yang awalnya ada di semua komputer dengan sebagian besar implementasi firmware UEFI yang menyediakan dukungan untuk layanan BIOS lama. UEFI dapat mendukung diagnostik jarak jauh dan perbaikan komputer, bahkan tanpa sistem operasi yang diinstal. BIOS dan UEFI mempunyai tugas yang sama, yaitu menginisialisasi komponen perangkat keras dan memulai sistem operasi yang disimpan di drive hard disk saat komputer dinyalakan. Perbedaan utama antara UEFI dan BIOS adalah UEFI menyimpan semua data tentang inisialisasi dan startup dalam file .efi, sedangkan BIOS menyimpannya dalam firmware. File .efi ini tersimpan dalam partisi khusus bernama EFI System Partition (ESP) di hard disk. Partisi ESP ini juga berisi bootloader. Keuntungan menggunakan UEFI UEFI datang sebagai penyempurnaan dari kekurangan BIOS. Sebagai penyempurnaan BIOS, tentu saja UEFI memiliki banyak keunggulan dibandingkan pendahulunya. Beberapa keunggulan UEFI, antara lain:
  1. UEFI mendukung ukuran drive dan partisi hingga 8 ZB (zettabyte), sedangkan BIOS hanya mendukung 2 TB (terabyte).
  2. UEFI mendukung jumlah partisi tak terbatas, sedangkan BIOS hanya bisa membuat 4 partisi primer.
  3. Waktu booting menggunakan EUFI lebih cepat.
  4. UEFI menawarkan keamanan "Secure Boot" untuk mencegah komputer melakukan booting dari aplikasi yang tidak sah dan untuk memastikan bahwa tidak ada malware yang mengganggu proses startup.
  5. UEFI mendukung fungsi jaringan dalam firmware UEFI itu sendiri, yang membantu pemecahan masalah jarak jauh dan konfigurasi UEFI.
  6. UEFI berjalan dalam mode 32bit atau 64bit yang mampu menyediakan GUI navigasi dengan mouse, sedangkan BIOS berjalan dalam mode 16bit dan navigasi hanya menggunakan keyboard.
Cara mengecek Windows menggunakan mode UEFI atau Legacy BIOS 1. Buka “System Information”. Klik pencarian dan ketikkan “System Information”. Kemudian pilih aplikasi “System Information” 2. Cek item “BIOS Mode” Jika pada item “BIOS Mode” nilainya “UEFI”, berarti anda telah menggunakan boot mode UEFI. Sebaliknya, jika nilainya “Legacy”, berarti anda masih menggunakan boot mode Legacy BIOS. Cara mengubah boot mode dari Legacy BIOS ke UEFI pada Windows tanpa menginstal ulang dan kehilangan data Langkah-langkah mengubah Legacy BIOS ke UEFI berikut ini bisa anda gunakan pada semua versi Windows 11 dan Windows 10 dengan versi minimal 1703. 1. Cek versi Windows > 1703 Untuk cara mengecek versi Windows bisa anda lihat pada Cara mengecek versi Windows. 2. Cek tipe partisi apakah menggunakan MBR Buka “Disk Management”, untuk cara membukanya bisa anda lihat pada Cara membuat Partisi Windows tanpa kehilangan data dan tanpa aplikasi. Pada “Disk Management”, pilih Disk 0 (disk instalasi Windows) dan kemudian klik kanan dan pilih “Properties”. Pada jendela “Properties” pilih tab “Volumes” dan lihat pada “Partition style” apakah MBR. 3. Buka Command prompt “CMD” dan jalankan sebagai administrator 4. Ubah MBR ke GPT dengan mbr2gpt.exe Pada jendela CMD ketikkan perintah sebagai berikut mbr2gpt.exe /convert /allowfullOS tunggu sampai semua prosesnya selesai 5. Restart Komputer dan masuk ke BIOS Setup Restart komputer setelah langkah ke 4 benar-benar telah selesai. Kemudian masuk BIOS setup dengan menekan tombol keyboard del, F2 atau F10 (lihat user manual komputer anda untuk lebih jelasnya) selama fase awal prosedur boot sebelum memuat Windows. 6. Ubah boot mode pada BIOS Setup ke “UEFI” 7. Simpan dan keluar dari BIOS Setup. 8. Boot Windows 10 secara normal. Demikian cara mudah untuk mengubah boot mode dari Legacy BIOS ke UEFI pada Windows tanpa menginstal ulang dan kehilangan data serta tanpa menggunakan aplikasi pihak ketiga. Terimakasih telah berkunjung, semoga bermanfaat… ...
Baca Selanjutnya

Cara mengecek versi Windows

Mengetahui versi sistem operasi dari Windows yang anda gunakan sangat penting. Anda memerlukan informasi ini ketika menginstal software baru, apakah versi dari Windows yang anda gunakan sudah memenuhi persyaratan dari software tersebut dan juga untuk pemecahan masalah. Ada beberapa cara berbeda untuk mengetahui informasi versi Windows. Mengecek versi Windows melalui “About” Untuk mengakses halaman “About” pada Windows bisa anda lakukan dengan 1. Melalui start menu Pilih Start > Settings > System > About. Buka About Setting 2. Melalui sistem pencarian Ketikkan “about” pada bidang pencarian, kemudian pilih “About your PC” Pada halaman About anda bisa melihat informasi tipe sistem apakah x64 atau x86 dan anda juga mendapatkan informasi secara lengkap dari versi Windows yang anda gunakan pada bagian bawahnya. Mengecek versi Windows melalui “CMD” Untuk mengecek versi Windows bisa anda lakukan melalui Command Prompt (CMD) dengan mengetikkan C:>systeminfo | findstr /C:"OS" Atau jika anda hanya butuh informasi versinya saja bisa dengan C:>ver Untuk mengetahui apakah windows x64 atau x86 bisa dengan C:>set pro Jika Windows x64, anda akan melihat ada Program Files dan Program Files (x86). Sedangkan untuk Windows x86, anda hanya akan melihat Program Files saja. Mengecek versi Windows dengan “winver” Untuk melihat versi Windows dengan “winver” bisa anda lakukan melalui menu “Run”
  1. Tekan tombol (logo Windows + R) secara bersamaan.
  2. Ketikkan “winver” dan pilih tombol “OK”
TOP TUTORIALS:  Cara Shutdown Otomatis (Auto Shutdown) Komputer pada Waktu Tertentu tanpa Aplikasi
Demikian beberapa cara untuk melihat dan mengecek versi Windows yang anda gunakan. Terimakasih sudah berkunjung ke Bardimin. Semoga bermanfaat… ...
Baca Selanjutnya

Cara rename file Windows secara massal

Mengganti nama file pada windows dapat anda lakukan dengan mudah memanfaatkan file explorer dari windows. Bagaimana jika anda ingin mengganti ratusan atau bahkan ribuan file??? Menggunakan file explorer tentunya sangat melelahkan. Pada artikel Cara rename file Windows secara massal kali ini, kita akan membahas cara termudah mengganti banyak file tersebut langkah demi langkah. Langkah-langkah rename file Windows secara massal A. Membuat daftar semua file dalam folder Buka CMD dari windows dan arahkan ke folder yang akan dirubah nama filenya dengan menggunakan perintah “cd …”. Kemudian ketikan perintah “dir /b” untuk mendapatkan daftar dari file dalam folder tersebut. Selanjutnya pilih semua daftar file tersebut dengan menyeret mouse anda. Kemudian salin nama file tersebut dengan cara klik kanan mouse anda atau dengan menggunakan “Ctrl + C”. B. Manipulasi nama file Untuk manipulasi nama file ini, anda bisa menggunakan Ms Excel, Google Spreadsheets atau yang lainnya. Untuk tutorial ini kita menggunakan Ms Excel manipulasinya. Salin semua nama file pada langkah sebelumnya ke Ms Excel pada kolom “A” dengan “Ctrl + V”. Dan pada kolom “B” isikan nama file yang baru. Syntax untuk rename file pada CMD Ren OldFilenames NewFilenames Pada kolom “C” Excel ketikkan formula ="ren "& CHAR(34)&A2& CHAR(34)&" "& CHAR(34)&B2&CHAR(34) Dan salin formula tersebut ke bawah sampai habis. C. Rename file dengan CMD Salin semua kolom C dari langkah sebelumnya dan kemudian tempel pada Command Prompt (CMD) dengan klik kanan pada CMD atau “Ctrl + V” Hasil akhir akan terlihat seperti berikut ini. Mudah bukan rename file pada windows secara massal tanpa perlu menggunakan aplikasi untuk rename file. Semoga bermanfaat… ...
Baca Selanjutnya

Cara Sharing Printer di Windows 11, Windows 10 dan Windows 7

Penggunaan printer secara bersama-sama sudah biasa kita lihat banyak digunakan di perkantoran maupun di rumah. Syarat utama agar printer Anda bisa menggunakan secara bersama-sama adalah adanya jaringan kabel LAN maupun WIFI. Dengan melakukan sharing printer, satu printer akan bisa digunakan oleh banyak komputer/laptop. Cara Sharing Printer di Windows 11, Windows 10 dan Windows 7 pada dasarnya adalah sama. Pada tutorial berikut ini kami akan menggunakan contoh dengan menggunakan Windows 10. Cara yang sama bisa Anda gunakan pada semua versi Windows, mulai dari Windows XP sampai dengan Windows 11. Jenis-jenis printer :
  1. Printer USB
    Umumnya printer yang kita temui mempunyai koneksi USB untuk terhubung dengan komputer, seperti printer inkjet Epson seri L, Canon seri Pixma dan lain-lain.
  2. Printer Jaringan dengan konektor LAN (RJ45)
    Printer dengan fitur ini biasanya ada pada printer kelas medium-high end. Untuk terhubung ke jaringan printer jenis ini sudah bisa langsung terkoneksi ke jaringan melalui port RJ45. Contoh model ini seperti printer HP Lasejet P4515, HP Color LaserJet MFP E77822 dan lain-lain.
  3. Printer Wifi dengan koneksi Wifi
    Untuk model ini, bisa terhubung ke jaringan secara wireless. Model printer yang mempunyai fitur seperti ini misalnya Epson L3150 WiFi All in One Printer.
Sebenarnya masih ada beberapa model koneksi yang lain, seperti LPT port, bluetooth dan lain-lain. Tapi model yang ini jarang kita gunakan. Cara sharing printer USB 1. Install driver printer
  • Pasang semua kabel sesuai petunjuk instalasi printer di buku manualnya. Jangan hidupkan printer.
  • Gunakan driver dari CD bawaan printer atau download dari website resminya. Install driver pada komputer.
  • Hidupkan printer jika pada proses instalasi meminta untuk menghidupkan atau proses instalasi driver telah selesai.
Gunakan driver yang sesuai dengan versi windows Anda. 2. Sharing printer USB
  • Buka "Control Panel -> Network and Internet -> Network and Sharing Center -> Advanced sharing settings".
  • Aktifkan "Network Discovery" dan "File and Printer Sharing"
  • Matikan "Password Protected Sharing" pada All Networks
  • Buka "Control Panel -> Hardware and Sound -> Devices and Printers", pilih printer yang akan Anda sharing, kemudian klik kanan dan pilih "Printer properties".
  • Buka tab "Sharing" (1), apabila pilihan sharing mati klik "Change Sharing Option" (2).
  • Centang "Share this printer" (3) dan ubah "Share name" (4) dari printer seperti yang Anda inginkan atau biarkan default saja.
3. Koneksikan Client Agar komputer/PC yang lain bisa menggunakan, Anda perlu menghubungkan komputer/PC tersebut dengan komputer/PC pada langkah sebelumnya.
  • Buka Explorer, ketikkan alamat IP atau nama komputer target(1). Sebagai contoh: "\192.168.1.1" atau "\server-pc".
  • Kemudian pilih printer yang Anda kehendaki dan double klik printer tersebut(2), tunggu dan ikuti semua prosesnya hingga selesai.
  • Setelah selesai, Anda sudah bisa menggunakan printer tersebut.
Cara sharing Network Printer
  • Koneksikan printer dengan jaringan lokal LAN.
  • Setting IP printer, jika dalam jaringan tidak terdapat router (DHCP Server). IP printer dan komputer harus berada dalam satu subnet, misal: 192.168.1.xxx
  • Klik icon start windows dan ketik add printer. Kemudian pilih "Add a printer or scanner".
  • Klik Add a printer or scannner
  • Kemudian pilih printer dari daftar dan klik Next, ikuti semua prosesnya hingga selesai.
  • Printer siap digunakan.
  • Jika printer tidak tampil pada daftar, klik The printer that Iwant isn't listed.
  • Kemudian akan tampil seperti gambar di bawah ini dan plih Add a printer using TCP/IP
  • Isikan alamat IP printer atau nama printer.
  • Kemudian klik Next dan ikuti prosesnya sampai selesai.
Cara sharing Printer Wifi Untuk setting printer melalui wifi, langkah-langkah yang harus dilakukan sama dengan cara tersebut di atas. Jika PC client yang akan menggunakan printer terkoneksi dengan wifi, pastikan SSID wifi yang Anda gunakan memiliki akses ke jaringan lokal (LAN). Jika Anda menggunakan Printer Wifi, pastikan setting jaringan printer telah benar. Apabila masih ada kendala atau masalah dalam sharing printer, silahkan tinggal pesan pada kolom komentar. Terimakasi telah berkunjung ke Bardimin.com. Semoga bermanfaat ...
Baca Selanjutnya

Cara merekam layar Windows 10 tanpa aplikasi

Merekam layar komputer atau laptop akan sangat berguna untuk beberapa hal, mulai dari membuat video tutorial hingga mengambil klip untuk dibagikan ke Twitter, Facebook maupun Instagram. Jika Anda adalah pengguna Windows 10, Anda dapat merekam video layar tanpa menggunakan aplikasi tambahan. Karena pada Windows 10 sudah tersedia fitur tersebut. Tentu anda pernah melihat atau mendengar yang namanya Xbox Game Bar. Xbox Game Bar adalah salah satu fitur dari Windows untuk merekam layar/jendela dari suatu aplikasi menjadio video. Untuk menggunakannya, kartu video Anda harus mendukung salah satu dari tiga encoder (encoder menerjemahkan input video ke dalam format digital yang kompatibel): Intel Quick Sync H.264, Nvidia NVENC, atau encoder AMD VCE. Langkah-langkah merekam layar Windows 10 tanpa aplikasi
  1. Xbox Game Bar secara default telah ada pada Windows 10. Jika karena suatu hal tidak ada, Anda dapat mendownloadnya pada Microsoft Store.
  2. Untuk membuka Xbox Game Bar, tekan logo windows dan huruf G secara bersamaan (Win+G).
  1. Sebelum memulai merekam anda dapat menyesuaikan berbagai pengaturan, seperti mic, audio dan lain-lainnya pada menu setting.
  2. Sedangkan untuk memulai atau berhenti merekam, anda cukup tekan (Win+Alt+R), untuk shortcut yang lain bisa anda lihat pada gambar berikut ini.
  1. Ketika proses merekam berlangsung, anda akan melihat notifikasi seperti berikut
Silahkan anda coba. Terimakasih sudah berkunjung ke blog kami ...
Baca Selanjutnya

Cara Mengganti Nama PC dan Join Domain Windows 10

Setelah kita membuat domain dalam jaringan dan melakukan berbagai setting sesuai dengan yang kita rencanakan, langkah selanjutnya adalah menghubungkan PC-Client dengan Server Domain tersebut. Untuk cara membuat domain bisa anda lihat pada Promosi Windows Server 2019 sebagai Domain Controller. Sebelum melakukan join, nama PC sebaiknya anda rubah dengan nama yang unik agar di dalam jaringan tidak ada PC dengan nama yang sama. Nama yang sama akan menjadi masalah ketika kita memanggil PC tersebut menggunakan namanya (hostname). Langkah-langkah mengganti nama PC dan Join Domain
  1. Buka Advanced System properties. Caranya yang pertama, ketikkan pada bidang pencarian "advanced system" dan kemudian klik pada hasil pencarian "View advanced system settings".
  1. Pada tab Computer Name klik Change, akan muncul jendela pop up dan pada "Computer name", isikan nama PC yang anda kehendaki, misalnya PC-Client. Dan pada "Member of" klik Domain, kemudian isikan nama domain yang anda tuju, misal bardimin.local. Setelah itu klik OK.
  1. Selanjutnya anda akan diminta untuk mengisikan user akun domain anda. Perhatikan dalam penulisan user, user ditulis setelah nama domain (NamaDomainUsername). Isikan password sesuai dengan password akun anda. Kemudian klik OK.
  1. Akan muncul ucapan selamat datang jika berhasil join domain. Selanjut klik OK dan restart PC anda.
...
Baca Selanjutnya

[Tested] Cara Install Kali Linux di Windows 10

Kali Linux (sebelumnya bernama BackTrack Linux) adalah open-source Linux berbasis Debian yang untuk Pengujian Penetrasi dan Audit Keamanan tingkat lanjut. Sistem Kali Linux berisi ratusan tool untuk berbagai tugas keamanan informasi, seperti Pengujian Penetrasi, Riset Keamanan, Forensik Komputer, dan Rekayasa Balik. Kali Linux adalah solusi multi platform yang tersedia secara gratis untuk para profesional dan penghobi keamanan informasi. Untuk install Kali Linux pada windows kita bisa memanfaatkan salah satu dari fitur windows "Windows Subsystem for Linux (WSL)". WSL memungkinkan pengembang menjalankan lingkungan GNU / Linux - termasuk sebagian besar alat baris perintah, utilitas, dan aplikasi - langsung di Windows, tanpa modifikasi, tanpa overhead mesin virtual tradisional atau penyiapan boot ganda. Cara Instal Kali Linux di Windows 10 1. Aktifkan Windows Subsystem for Linux Untuk mengakifkan fitur ini bisa Anda lakukan melalui menu "Turn windows feature on or off". Pastikan pilihan tersebut tercentang dan kemudian pilih tombol OK dan restart PC Anda. 2. Instal Kali Linux dengan PowerShell
  • Buka PowerShell dan jalankan sebagai administrator
    Ketikkan perintah :
TOP TUTORIALS:  Kode Blue Screen of Dead (BSOD) pada Windows
Enable-WindowsOptionalFeature -Online -FeatureName Microsoft-Windows-Subsystem-Linux Kemudian Restart PC Anda.
  • Buka PowerShell dan jalankan sebagai administrator
    Ketikkan perintah :
dism.exe /online /enable-feature /featurename:VirtualMachinePlatform /all /norestart dism.exe /online /enable-feature /featurename:Microsoft-Windows-Subsystem-Linux /all /norestart Setelah proses selesai, Restart PC Anda.
  • Buka PowerShell dan jalankan sebagai administrator
    Ubah default WSL dengan perintah:
wsl --set-default-version 2
  • Install Kali Linux dari Microsoft Store
    Pilih tombol Get untuk memulai instalasi.
  • Buka Kali Linux
    Untuk membuka Kali Linux bisa Anda lakukan melalui "windows search" dengan mengetikkan "kali linux".
3. Install Win-KeX
  • Setelah Anda membuka Kali Linux, kemudian ketikkan perintah berikut ini untuk memulai instalasi win-kex
sudo apt update sudo apt install -y kali-win-kex
  • Setelah proses instalasi selesai, buka Win-Kex dengan perintah
kex --win
  • Proses Instalasi telah selesai. Sebagai catatan, instalasi kali linux yang kita lakukan di atas adalah minimal instalasi dari kali linux. Untuk mendapat lebih banyak tool atau fitur dari kali linux kita harus update kali linux tersebut. Sebelum melakukan update, sebaiknya antivirus dimatikan terlebih dahulu, karena ada beberapa tool dari kali linux yang dianggap virus oleh antivirus. Untuk melakukan update ketikkan perintah sebagai berukut
sudo apt install -y kali-linux-large Jika anda mengalami kendala dalam proses instalasi Kali linux di atas, silahkan tinggal pesan di kolom komentar. Kami akan membantu anda untuk proses instalasinya. Semoga bermanfaat ...
Baca Selanjutnya

Cara Shutdown Otomatis (Auto Shutdown) Komputer pada Waktu Tertentu tanpa Aplikasi

Sering kali ketika kita melakukan aktivitas hingga larut malam, kita lupa untuk mematikan komputer/laptop, hingga membuatnya semalaman menyala. Atau mungkin anda ingin membatasi penggunaan komputer/laptop pada jam-jam tertentu. Tidak boleh bermain komputer/laptop pada jam belajar atau waktunya tidur. Banyak aplikasi yang bisa melakukan tugas tersebut. Tetapi sebenarnya Windows sendiri juga mempunyai kemampuan itu tanpa perlu aplikasi tambahan. Nah kali ini Bardimin akan memberikan cara membuat auto shutdown di Windows. Auto Shutdown melalui "Task Scheduler"
  1. Buka "Task Scheduler". Ketik task scheduler pada fitur pencarian.
  1. Pilih"Create Basic Task". Pilihan ini ada di kolom actions pada kolom paling kanan.
  1. Lengkapi Basic Task Wizard. Berikan nama yang mudah untuk diingat, seperti "Waktu Tidur". Kemudian klik tombol Next.
  1. Tentukan Frekuensi. Tentukan frekuensi dari task yang anda buat. Dalam contoh kita ingin mematikan komputer secara otomatis setiap hari. Kemudian klik Next.
  1. Tentukan Jam. Tentukan jam mematikan komputer secara otomatis. Kemudian klik Next.
  1. Pilih "Start Program". Kemudian klik Next.
  1. Pilih lokasi program/script. Klik tombol browse dan pilih lokasi program di "C:WindowsSystem32shutdown.exe". Tambahkan pada kolom arguments "/s". Kemudian klik Next.
  1. Cek pengaturan. Tinjau pengaturan yang telah anda buat, jika ingin mengubahnya anda dapat melakukan dengan klik tombol Back dan apabila sudah sesuai klik tombol Finish.
Auto Shutdown dengan Script Jika kita ingin membatasi penggunaan komputer pada rentang waktu tertentu akan lebih mudah jika kita menggunakan script. Misalnya anda ingin melarang penggunaan komputer pada jam belajar. Sebagai contoh, anda tentukan jam belajar adalah jam 18:00 sampai dengan jam 21:00.
  1. Buka Notepad. Salin kode berikut ini pada notepad.
@echo off ::created by bardimin.com ::script to prevent computer usage within a certain time ::start time to shutdown set start=14:44 ::end time to shutdown set end=14:50 set /a min=%start:~0,2%*60+%start:~3,2% set /a max=%end:~0,2%*60+%end:~3,2% 😡 set /a current=%time:~0,2%*60+%time:~3,2% if %current% geq %min% ( if %current% leq %max% ( shutdown.exe /s /f /t 60 /c "Waktunya Belajar!!!!!!" ) ) else ( @timeout /t 60 /nobreak > nul goto 😡 )
  1. Simpan File tersebut.
    Untuk menyimpannya pilih File > Save as.
    Pada kotak dialog File names isikan "shutdownTimer.bat". Perhatikan file harus berakhiran ".bat".
  1. Kemudian ulangi pada langkah 4 cara sebelumnya. Kali ini pilih "When the computer starts". Kemudian ikuti langkah selanjutnya ( langkah 6).
  1. Tentukan lokasi program/script. Klik tombol browse dan pilih lokasi dimana file "shutdownTimer.bat" anda simpan, misalnya anda menyimpan pada "D:DocumentsshutdownTimer.bat". Kemudian klik Next. Selanjutnya Finish.
...
Baca Selanjutnya

2 Cara Mudah Cek Spesifikasi Laptop Windows 10

Ragu, apakah spesifikasi laptop yang mau Anda beli sama seperti yang ada pada iklan? Ketika Anda berencana membeli laptop baru ataupun bekas, Anda tentu ingin mengecek spesifikasi PC atau laptop tersebut. Cara paling akurat dalam mengecek spesifikasi laptop atau PC adalah dengan memeriksa perangkat yang ingin Anda beli secara langsung. Bagaimana caranya ya ??? Ikuti panduan Cara Mudah Cek Spesifikasi Laptop berikut ini. Cara Cek Spesifikasi Laptop melalui System Properties Buka System Properties
Untuk cara membuka system properties bisa anda lihat di sini Keterangan Gambar:
  1. Processor : Intel i7 950
    Frekwensi : 3.06 GHz
  2. RAM : 24 GB
Cara Cek Spesifikasi Laptop melalui DxDiag
  1. Tekan tombol window + R pada keyboard secara bersama-sama, kemudian ketik "dxdiag" dan klik tombol "OK".
  1. Informasi spesifikasi merk dan type mainboard (Gigabyte, X58A-UD3R), bios, processor, RAM (memory)
  1. Informasi VGA Card yang terpasang (NVIDIA GT 630, 979 MB)
...
Baca Selanjutnya

3 Cara Cepat Melihat System Properties Laptop/PC

Untuk melihat system properties dari laptop atau PC dapat anda lakukan dengan cara:
  1. Shortcut, Tekan Tombol Window   + Pause/Break pada keyboard secara bersama-sama.
  2. Klik Tombol Search (1) pada taskbar, kemudian ketik about (2) dan pilih About your PC (3).


  3. Buka File Explorer, Pilih This PC (1) kemudian klik kanan dan Pilih Properties (2)

...
Baca Selanjutnya

Cara Mudah Blokir Aplikasi Game

Mempunyai anak atau saudara yang gila main game tentu sangat menjengkelkan. Karena ketika sudah terbius oleh game, anak akan lupa makan, belajar dan lain-lain. Namun, anda tidak perlu cemas. Dengan fitur yang ada pada windows, anda dapat mengatasinya. Melanjutkan artikel sebelumnya, Cara Mudah Cegah Ransomware dan Malware dengan SRP, Software Restriction Policies (SRP) dapat anda gunakan untuk melakukan blokir pada aplikasi-aplikasi tertentu yang tidak kita inginkan (parental control). Pada artikel ini kita akan menggunakan teknik kedua, yaitu Black Listing. Langkah-langkah blokir aplikasi/game dengan SRP
  1. Untuk langkah 1-7 bisa lihat disini
  1. Secara default Security Level pada SRP telah di set pada "Unrestricted", artinya semua aplikasi yang terinstal di ijinkan untuk digunakan.
  1. Pilih "Additional Rules", hapus semua rule default yang ada pada kolom sebelah kanan dengan klik kanan dan pilih "delete"
  1. Buat rule baru, caranya klik kanan dan pilih "New Path Rule" (1), pada popup window anda bisa mengetikkan folder tersebut (2) atau bisa dengan klik "Browse" dan pilih folder tersebut (3). Pastikan security levelnya "Disallowed" (4). Kemudian klik OK.
  1. Sebagai contoh kita melakukan blokir games01 yang terinstal pada program files dan games02 pada drive C.
Selamat mencoba ...
Baca Selanjutnya

Cara Mudah Cegah Ransomware dan Malware dengan SRP

Software Restriction Policies (SRP) adalah salah satu fitur dari windows untuk mengonrol aplikasi apa saja yang boleh dijalankan dalam suatu komputer windows. Dengan SRP kita bisa melakukan blokir pada virus, ransomware ataupun malware yang secara tidak sengaja terpicu karena aktivitas kita dalam menggunakan internet. Seperti email phising atau konten yang telah terinfeksi malware/ransomware karena kebiasaan download yang tidak teliti. Bagi anda yang mempunyai anak kecil, bisa menggunakan SRP untuk blokir aplikasi atau game yang tidak bermanfaat. Ada 2 teknik dasar dalam menggunakan SRP:
  1. White Listing, semua aplikasi diblokir kecuali yang ada di dalam daftar.
  2. Black Listing, sebagai kebalikannya, semua aplikasi di ijinkan kecuali yang ada pada daftar.
Untuk mencegah ransomware atau malware, cara yang paling efektif adalah dengan menggunakan teknik white listing. Untuk black listing lihat disini. Langkah-langkah cegah ransomware atau malware dengan SRP
  1. Buka Group Policy Editor
    Klik (logo Windows + R), ketikkan “gpedit.msc
  1. Pilih Computer Configuration/Windows Settings/Security Settings/Software Restriction Policies. Pada kolom sebelah kanan akan ada keterangan No Software Restriction Policies Defined jika belum pernah membuat.
  1. Kemudian klik kanan dan pilih New Software Restriction Policies
  1. Buka Designated file types
  1. Cari extension "LNK" dan remove
  1. Setelah itu buka "Additional Rule", pada kolom kanan telah terbentuk default rule. Yang pertama adalah ijin untuk sistem windows (1) dan ijin untuk aplikasi yang terinstal pada program files (2).
  1. Jika menggunakan windows x64, Anda perlu menambahkan ijin untuk folder program files (x86). Caranya klik kanan dan pilih "New Path Rule" (1), pada popup window anda bisa mengetikkan folder tersebut (2) atau bisa dengan klik "Browse" dan pilih folder tersebut (3). Pastikan security levelnya "Unrestricted" (4). Kemudian klik OK.
  1. Tidak semua aplikasi secara default terinstall ke folder program files, contohnya Zoom. Untuk aplikasi tersebut perlu menambahkan lokasi folder instalasinya.
  1. Sebagai langkah terakhir, pilih Security Levels. Pada kolom sebelah kanan dan pilih "Disallowed" kemudian klik kanan, kemudian pilih "Set as default"
Untuk yang mengalami kendala dalam penggunaanya, silahkan didiskusikan pada kolom komentar. Semoga bermanfaat ...
Baca Selanjutnya

√4 Cara Mudah Membuat Hotspot di Laptop

Tahukah Anda, Windows 10 mempunyai kemampuan untuk berbagi koneksi internet atau yang kita kenal nama hotspot. Untuk bisa membuat hotspot pada windows 10 syaratnya hanya satu, yaitu laptop atau pc harus memiliki WIFI Adapter. Langkah-langkah membuat hotspot
  1. Pilih tombol Start , kemudian pilih Settings
  1. Pilih Mobile hotspot
  1. Kemudian klik Edit, ubah nama wifi dan password sesuai yang anda inginkan.
  1. Hidupkan hotspot, dan berbagi internet dengan wifi sudah siap digunakan
...
Baca Selanjutnya
Ads Blocker Image Powered by Code Help Pro
Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

I Have Disabled The AdBlock, Reload Now
Powered By
CHP Adblock Detector Plugin | Codehelppro