Cara Membuat Pakan Ayam Bernutrisi Tinggi
Gambar oleh Huong Nguyen from Pixabay

Cara Membuat Pakan Ayam Bernutrisi Tinggi

  • Post author:
  • Post comments:0 Comments
  • Reading time:7 mins read

Sobat Bardimin, punya hobi memelihara ayam atau punya usaha ternak ayam? Tentunya kalian sering membeli pakan ayam buatan pabrik yang berharga mahal.

Makanan ayam yang bernutrisi tinggi sangatlah berpengaruh terhadap tumbuh dan kembang ayam selama di peternakan. Kebanyakan, produktivitas ayam akan dipengaruhi oleh jenis pakan yang dimakan oleh ayam.

Pakan merupakan bagian paling penting untuk meningkatkan mutu hewan ternak. Maka dari itu, penting bagi para peternak untuk tidak asal memberikan makanan untuk ayam. Melainkan harus mempertimbangkan nutrisi yang baik.

Nutrisi yang baik dan cukup akan berguna untuk pertumbuhan dan kualitas ayam ternak. Perlu juka mengetahui usia ayam, jenis ayam, dan lainnya untuk mengetahui pakan apa yang harus anda berikan.

Kebutuhan Nutrisi Ayam

1. Kebutuhan Nutrisi Ayam Kampung

Perbedaan kebutuhan nutrisi umumnya berdasarkan pada kadar protein pakan.

  • ayam kampung fase starter (0 – 8 minggu)
    membutuhkan protein sekitar 18-19% dengan energi metabolis sebesar 2900 kkal/kg.
  • fase grower 1 (8 – 12 minggu)
    memerlukan protein sekitar 16-17%, energi 2.900 kkal/kg
  • fase grower 2 (12 – 18 minggu)
    energi metabolis sekitar 2900 kkal/kg dengan protein sebesar 12-14%
  • fase layer (18 -70 minggu)
    energi metabolis sekitar 2750 kkal/kg dengan protein sebesar 15%

2. Kebutuhan Nutrisi Ayam Petelur

  • Ayam petelur periode starter (0 – 6 minggu)
    membutuhkan energi 2.970 kkal/kg dengan protein sebesar 20%,
  • periode grower (6 – 18 minggu)
    membutuhkan energi 2.910 kkal/kg dengan protein 15%
  • periode layer I (18 – 70 minggu)
    membutuhkan energi sebanyak 2.750 kkal/kg dengan protein 18%
  • periode layer II (70 minggu – afkir)
    kebutuhan energi sebanyak 2.850 kkal/kg dengan protein sebesar 15%

3. Kebutuhan Nutrisi Ayam Pedaging/broiler

  • Prastarter (1-7 hari)
    protein sebesar 23-24% dengan energi 3.050 kkal/kg
  • Starter (8-28 hari)
    protein sebesar 21-22% dengan energi 3.100 kkal/kg
  • Finisher (29- panen)
    protein sebesar 18-20% dengan energi 3.200-3300 kkal/kg
BACA JUGA:  Cara Membuat Kandang Ayam yang Baik dan Benar

Bahan-bahan yang bisa anda gunakan sebagai pakan ayam

1. Dedak padi

dedak padi

Dedak padi berasal dari proses penggilingan padi menjadi beras. Sering digunakan dalam pakan karena mempunyai potensi ketersediaan yang tinggi dan merupakan sumber energi dan asam amino pada unggas, tetapi keseimbangan asam aminonya kurang baik. Penggunaan dedak padi dalam pakan terbatas terutama pada ayam muda, karena kandungan serta kasarnya tinggi (11%). Serat kasar merupakan nutrien yang sedikit dapat dicerna oleh ayam. Selain kandungan serat kasar, dedak padi mengandung asam pitat tinggi yang dapat menurunkan ketersediaan mineral fosfor dalam pakan. Kualitas dedak perlu anda perhatikan sebelum menggunakannya dalam pakan. Hal itu karena dedak padi banyak bercampur dengan bahan lainnya seperti sekam dan kapur. Dedak yang sudah tercampur dengan bahan lainnya tersebut  membuat kandungan nutriennya menjadi rendah. Pengecekan kualitas dedak dapat anda lakukan dengan mengukur kepadatan bahan pakan (bulk density). Dedak yang baik mempunyai bulk density 417 kg/m kubik.

2. Singkong

Singkong banyak tumbuh di Indonesia juga berpotensi sebagai bahan baku pakan sebagai sumber energi. Kandungan energi metabolisnya tinggi, hampir sama dengan jagung (sekitar 3.440 kkal/kg), tetapi kandungan proteinnya rendah, sekitar 2-3%. Banyak mengandung sianogenetik glukosida. Sebaiknya singkong diolah terlebih dahulu dengan melakukan penjemuran di bawah terik matahari untuk menghilangkan kandungan zat anti nutriennya dan bisa disebut gaplek. Penggunaan singkong dalam pakan sebaiknya kurang dari 20% karena penggunaan yang berlebihan dalam pakan akan menyebabkan fases basah.

3. Minyak atau lemak

Minyak/lemak adalah  bahan baku pakan sumber energi dan tidak mengandung karbohidrat, protein, mineral, dan vitamin. Minyak/lemak yang digunakan dalam ransum membutuhkan energi tinggi. Selain sebagai bahan pakan sumber energi, penggunaan minyak/lemak dapat meningkatkan efisiensi pakan, mengurangi pakan berdebu, serta memperbaiki warna, palatabilitas, dan tekstur ransum. Minyak/lemak yang anda gunakan sebelum proses pembuatan pelet dapat menurunkan kadar kualitas pelet. Semprotkan minyak untuk meningkatkan kualitas pelet. Berbagai sumber minyak yang sering digunakan dalam ransum adalah minyak kelapa, minyak sawit, dan minyak ikan yang mengandung energi metabolis masing-masing sebesar 7.000,7.2000, dan 8.600 kkal/kg.

BACA JUGA:  Budidaya Ayam KUB, Ayam Kampung 10 Minggu Panen

4. Tepung Tulang

Pakan ini berasal dari sisa-sisa peternakan yang sudah tidak diperlukan lagi. Umumnya terbuat dari tulang ikan dan ayam. Walau terlihat terbuat dari bahan sederhana, tepung tulang memiliki nilai nutrisi yang cukup besar karena mengandung fosfor, kalium, natrium, mangan, kalsium dan magnesium.

Tepung tulang yang biasa dihasilkan dari cangkang keong bisa menjadi alternatif campuran dakam pembuatan pakan ayam. Dengan tepung tulang ini maka pakan yang dibuat akan memiliki nutrisi yang bagus dikonsumsi oleh ternak. Tepung tulang ini memang sangat baik dicampurkan pada bahan pakan ternak, sebab nutrisi pakan akan lebih baik dan membuat ternak lebih sehat dan gemuk.

Untuk tepung tulang yang terbuat dari ikan, ada baiknya Anda memilih yang terbuat dari tulang ikan tuna karena ikan tuna sendiri mengandung kalsium yang baik bagi pembentukan tulang ayam ternak Anda. Kandungan ini dapat mencegah ayam dari pengeroposan tulang.

5. Sorgum

Sorgum adalah tanaman serbaguna yang dapat anda gunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak dan bahan baku industri dan mengandung serat yang cukup tinggi sehingga bagus untuk keseatan pencernaan pada ayam.

Meski begitu, sorgum cukup sulit didapatkan karena hanya ada di beberapa daerah tertentu saja.

6. Pollard

Pollard merupakan pakan ayam yang berasal dari olahan gandum yang biasa diubah menjadi tepung terigu. Kandungan yang ada di dalam Pollard ini sangat bagus untuk kesehatan ayam broiler yang ada di peternakan karena kaya akan lemak, protein, dan juga tinggi serat. Namun, jenis pakan ini tidak dianjurkan untuk diberikan setiap hari.

7. Jagung

Jagung yang memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi juga baik sebagai pakan ayam aduan. Jagung sendiri berguna untuk  menambah berat badan ayam, meningkatkan kekuatan, mempercepat pengerasan otot dan masih banyak lagi.

BACA JUGA:  Budidaya Ayam KUB, Ayam Kampung 10 Minggu Panen

Sebelum memberikan jagung secara utuh, peternak biasanya juga akan memberikan beras jagung kepada ayam yang masih kecil.

Tinggalkan Balasan